Paten utk pembuatan DEC dari CO2 dan hak cipta utk Recovery H2 dengan membran

Monitoring dan evaluasi kegiatan riset terkait pembuatan DEC dari CO2 dan Recovery H2 dengan membran diselenggarakan oleh Pertamina Research Technology Centre berkolaborasi dengan Departemen Teknik Kimia ITS, 26 Juni 2018 di Ruang Sidang Teknik Kimia FTI ITS Surabaya.

Dr Harus Laksana Guntur mewakili kepala LPPM ITS memberikan informasi bahwa jmlh penelitian yg dikelola lppm tiap thn sekitar 500-600 judul dg dana penelitan sebesar 50-60M. Bppu yg sdh memisahkan diri dari lppm berfungsi mengelola kerjasama dg industri, spt dg pertamina. Sedangkan lppm fokus pd pengelolaan riset dana pemerintah & dana lokal ITS. Kerjasama dg petamina byk dilakukan oleh dept tek kimia. Dilakukan dg guyub & rukun melibatkan hampir semua dosennya. Patut dijadikan tauladan bagi dept lain.

Lebih lanjut, Ketua Departemen Teknik Kimia, Dr Juwari, Semoga kerjasama ini bisa mengahasilkan sesuatu yg memuaskan pihak pertamina & bermanfaat bagi masyarakat luas. Dan semoga kerjasama ini bisa dilanjut & ditingkatkan dg pembukaan penerimaan proposal baru.

Penelitian yg kira2 sdah berjalan 3/4 sinergi dgn bisnis pertamina mempunyai potensi utk kerjasama dg pertamina, diantaranya
1. Penetilian ke arah renewable energy (baterei dll)
2. Technologi yg menawarkan efisiensi energi (diuji dgn software/simulasi okey juga..dll)
3. Katalis..diantaranya olefin katalis.
4. Environmen ..Limbah spent acid(asam phosphat) di plaju belum ada solusi.
5. Imo (industrial marine oil) ..produksi oil yg berstandart imo.
Demikian sambutan Bpk Masputra agung (vice president research technology center pertamina).

Alhamdulillah, kegiatan monev menghasilkan paten utk pembuatan DEC dari CO2 dan hak cipta utk Recovery H2 dengan membran, tambah Setiyo Gunawan, ST Ph.D.